Soal Adaptasi, Disiplin dan Kecanduan Game Bikin Dembele Belum Optimal

Memasuki musim kedua di Barcelona, Ousmane Dembele ternyata dinilai belum tampil optimal. Selain kendala beradaptasi, belakangan pemain asal Prancis juga mulai terkena masalah disiplin karena beberapa kali telat ke sesi latihan tim.

Sikap indisiplin Dembele menjadi sorotan ketika dirinya telat datang dalam sesi latihan jelang laga melawan Inter Milan. Saat itu Dembele beralasan sedang sakit perut. Keluhannya itu kemudian direspon dokter tim.
Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ada gejala sakit perut yang dialami oleh pemain berusia 21 tahun. Dembele lantas tidak masuk dalam skuat Barcelona ketika kalah dari Real Betis. Kabarnya ini merupakan bentuk sanksi dari pelatih Ernesto Valverde.

Mundo Deportivo menuliskan bahwa pokok masalah yang kini sedang dihadapi oleh Dembele sebenarnya adalah kecanduan bermain game slot machine online. Dan, Dembele tidak bisa melakukan pengelolaan waktu.

Tidak disebutkan game apa yang dimainkan oleh eks Borussia Dortmund. Namun, kecanduan game membuat sang penyerang tak mampu mengelola waktunya dengan baik. Dia tidak memanfaatkan waktu luangnya untuk istirahat dan memulihkan kondisi kebugaran. Hal ini yang membuatnya terlambat hadir pada sesi latihan.

Barcelona tidak tinggal diam dengan situasi yang menimpa Ousmane Dembele. Pihak Barca akan memberikan perawatan khusus agar Dembele bisa terbebas dari kecanduan bermain game.

Masalah berdaptasi dan kurang disiplin membuat Dembele juga menghadapi sanksi sosial dari sesama punggawa Barcelona. Luis Suarez pun tak segan memberinya nasihat agar lebih bertanggung jawab atas profesi sebagai pesepakbola.

“Yang terjadi pada Dembele bukan kerena dia belum beradaptasi dengan ruang ganti, hubungan Dembele dengan rekan satu tim sangat bagus. Dia bahagia,” ucap Suarez seperti dikutip dari Four Four Two.

“Tetapi, seperti yang dikatakan oleh beberapa rekan di tim, juga oleh Dembele sendiri, jadi pemain sepakbola adalah hak istimewa. Saya pikir, dia harus lebih fokus dan bertanggung jawab pada profesionya,” sambung pemain asal Uruguay.

Luis Suarez menambahkan, Ousmane Dembele saat ini masih sangat muda. Karirnya masih panjang. Eks pemain Borussia Dortmund pun diminta untuk belajar dari para pemain lain yang lebih senior dalam skuat Barca. Suarez pun yakin Dembele layak bermain di Barca.

“Dia pemain yang masih sangat muda dan bisa mengambil contoh sikap profesional dari pemain di ruang ganti Barcelona. Dia layak berada di sana untuk menjadi juara bersama Barcelona,” tutup striker timnas Uruguay tersebut.

Pihak Barcelona pun menyampaikan tidak ada masalah dengan Dembele. Pemain berusia 21 tahun pun tidak akan dilepas ke klub lain pada awal tahun 2019 mendatang. Pasalnya, Barca telah mengeluarkan uang dalam jumlah yang besar saat membeli Dembele dari Dortmund pada awal musim 2017/18 yang lalu.

Real Madrid Terdepan Dapatkan Neymar atau Mbappe

Raksasa La Liga, Real Madrid, masih terus memantau potensi dua bintang besar Paris Saint Germain, Neymar dan Mbappe di musim depan.  Pasca ditinggal mega bintang Cristiano Ronaldo ang hijrah ke raksasa serie A, Juventus, Madrid memang belum menemukan sosok pengganti yang dianggap sepadan.

Awalnya Julen Lopetehui yang menukangi Los Blancos di awal musim meyakini publik Santiago Bernabeu bahwa ia tak tergantung dengan kebintangan seorang CR7. Namun, fakta dan statistik terbukti bahwa tanpa sang mega bintang mempengaruhi performa Madrid dan hasil akhir. Kebersamaan Lopetegui di klub itu pun tak berlanjut dan posisinya digantikan Santiago Solari.
Agaknya selain pergantian pelatih, manajemen Real Madrid kembali pada kebijakan klub selama ini. Yeap! Julukan “Los Galaticos” yang pernah melekat memang bukan isapan jempol semata. Sederet pemain bintang dengan label pemain termahal didatangkan Madrid untuk membentuk skuad digdaya.
Di bursa transfer awal musim, Madrid bisa dibikang hanya mendatangkan seorang kaliber bintang pada sosok kiper Thibaut Curtois. Namun, performa penjaga gawang timnsa Belgia itu juga masih mengalami ujian dan adaptasi.
Di lini depan, kebijakan pelatih Madrid sebelumnya, Lopetegui, mengkombinasikan oemain muda dengan dau penyerang senior, Gareth Bale dan Benzema, tampaknya tak berjalan mulus.
Karenya kini Los Blancos kembali memburu dua nama penyerang Paris Saint Germain yang cukup sering dirumorkan yakni Neymar dan Kylian Mbappe.
Dilansir AS, rencana Real Madrid untuk mendatangkan salah satu bintang PSG itu semakin mendekati kenyataan. El Real dikabarkan memiliki kesempatan yang besar untuk mendaratkan salah satu dari Neymar atau Kylian Mbappe di musim panas mendatang. Pasalnya PSG dikabarkan akan melepaskan salah satu dari keduanya. PSG kabarnya terpaksa menjual salah satu dari Neymar atau Mbappe karena mereka tengah diawasi oleh komite Financial Fair Play (FFP).

Seperti yang sudah diketahui, PSG mengeluarkan uang yang sangat besar untuk mendatangkan Mbappe dan Neymar. Klub ibukota Perancis itu menghabiskan nyaris 400 juta Euro untuk transfer kedua pemain ini.
Namun pembelian besar ini tidak didukung dengan arus dana yang sehat di neraca keuangan PSG. Alhasil mereka terancam sanksi berat jika gagal menyeimbangkan Neraca keuangan mereka.
Laporan itu mengklaim bahwa PSG sudah mengontak Real Madrid. Les Perisien kabarnya menawarkan salah satu dari kedua pemain mereka itu di bursa transfer musim panas tahun depan.
Real Madrid memang menjadi kandidat pembeli yang ideal untuk kedua pemain tersebut. Pasalnya, klub juara bertahan Liga Champions itu punya kemampuan finansial yang paling mampu menebus label mahal kedua bintang mereka.
Alhasil pihak PSG dikabarkan akan memulai proses negosiasi untuk merealisasikan transfer kedua pemain ini di musim panas tahun depan. Laporan itu juga mengklaim bahwa PSG kemungkinan besar akan melepas Neymar ke Real Madrid ketimbang melepas Mbappe. Pilihan ini terdengar logis pasalnya Mbappe masih memiliki karier dan potensi yang lebih panjang lagi di industri sepakbola.